Reza Franata
Guru Biologi
Halo sobat biologi pejuang medali OSN! Selamat datang kembali di akhizaf.com. Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 30: Imunologi Ikan Salmonid (Antibodi IgT vs IgM). Tahukah kalian bahwa ikan memiliki sistem kekebalan yang mirip namun unik dibandingkan manusia? Pada tahun 2005, ilmuwan menemukan antibodi IgT pada ikan yang fungsinya sangat revolusioner. Melalui soal analisis grafik imunologi ini, kita akan membuktikan apakah IgT bekerja seperti IgA di area mukosa, dan apakah IgM bekerja seperti IgG di sirkulasi darah. Kita juga akan melihat data eksperimen mutan tanpa IgT untuk memahami hubungannya dengan peradangan (inflamasi). Yuk, kita tutup sesi ini dengan semangat dan taklukkan soal imunologi ini!
30. Sebelumnya, hanya diketahui terdapat satu jenis antibodi fungsional pada ikan, yaitu IgM. Pada tahun 2005, ditemukan jenis antibodi fungsional lain pada ikan salmonid yang diberi nama IgT. Hasil eksperimen berikut dapat digunakan untuk memahami peran IgT dalam respons imun ikan salmonid.
Tentukan apakah pernyataan berikut benar (B) atau salah (S)!
Mari kita baca hasil eksperimen untuk memetakan tugas masing-masing antibodi:
Penjelasan: Pada manusia dan mamalia, antibodi yang bertugas secara spesifik mengamankan area mukosa (seperti lendir usus, air liur, air mata, dan saluran napas) adalah Immunoglobulin A (IgA). Berdasarkan Grafik B, IgT sangat dominan berada di mukus/lendir usus ikan. Fakta ini membuktikan bahwa IgT adalah antibodi mukosa, sehingga fungsinya memang analog (mirip) dengan IgA pada manusia.
Penjelasan: Pada manusia, antibodi yang mendominasi sirkulasi darah dan menjadi garda utama respons sistemik saat infeksi adalah Immunoglobulin G (IgG). Berdasarkan Grafik A, antibodi IgM memuncak secara dramatis di dalam serum (darah) ikan yang terinfeksi. Oleh karena itu, IgM pada ikan menjalankan peran perlindungan sistemik yang secara fungsional sama dengan IgG pada manusia.
Penjelasan: Saluran reproduksi (urogenital) hewan dan manusia dilapisi oleh jaringan epitel mukosa (selaput lendir) yang terpapar ke lingkungan luar. Karena IgT telah terbukti (dari Grafik B) sebagai antibodi spesialis yang disekresikan ke lapisan mukosa, maka sangat logis jika pertahanan utama di area mukosa reproduksi juga akan didominasi oleh IgT, bukan IgM yang menetap di darah.
Penjelasan: Kita harus membaca Grafik C dengan hati-hati. Batang hitam mewakili ikan yang TIDAK MEMILIKI IgT. Pada ikan tanpa IgT ini, tingkat inflamasi (tnfa1/2) justru melonjak sangat tinggi dan signifikan (**). Hal ini membuktikan bahwa keberadaan IgT yang normal (batang putih) berfungsi untuk mencegah atau meredam inflamasi yang berlebihan di mukosa. Jika IgT memicu inflamasi, seharusnya ikan tanpa IgT tidak akan mengalami radang. Oleh karena itu, IgT tidak memicu inflamasi.