Reza Franata
Guru Biologi
Halo sobat biologi pejuang medali OSN! Selamat datang kembali di akhizaf.com. Pada kesempatan kali ini, kita akan membedah Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 26: Histologi Otot Usus Halus. Pernahkah kalian memikirkan bagaimana makanan bisa terus bergerak di dalam perut kita meskipun kita sedang tiduran atau bahkan berdiri terbalik? Jawabannya ada pada gerakan peristaltik yang digerakkan oleh dua lapis otot polos khusus di dinding usus. Melalui soal anatomi mikroskopis ini, kita akan belajar membedakan lapisan otot sirkuler dan longitudinal, mengenali pleksus mienterik (saraf usus), serta memahami mekanika kontraksi yang memendekkan atau menyempitkan saluran cerna. Yuk, siapkan mikroskop imajiner kalian dan mari kita bedah lapisannya!
26. Usus halus manusia tersusun atas beberapa lapisan jaringan. Pada daerah muskularis, ditemukan dua lapis jaringan otot polos seperti yang tampak pada gambar berikut.
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S)!
Untuk mengidentifikasi lapisan otot usus, kita harus mengenali bidang sayatan (plane of section) pada preparat. Gambar tersebut adalah sayatan melintang (cross-section) dari usus halus. Perhatikan bentuk sel pada kedua lapisan:
Kesimpulan: X = Longitudinal (Luar), Y = Sirkuler (Dalam). Di antara keduanya terdapat Pleksus Mienterik.
Penjelasan: Berdasarkan analisis bentuk sel pada bidang sayatan melintang, sel-sel pada Otot X terpotong tegak lurus (terlihat bulat/poligon). Ini membuktikan bahwa Otot X adalah otot longitudinal yang arahnya memanjang sejajar usus, BUKAN otot sirkuler (berbentuk cincin).
Penjelasan: Pada gambar, sel-sel Otot Y terlihat terpotong memanjang. Dalam sayatan melintang usus, gambaran seperti ini hanya terjadi pada otot yang orientasinya melingkari usus. Oleh karena itu, Otot Y adalah otot sirkuler (orientasinya melingkar/cincin), BUKAN sejajar terhadap panjang usus.
Penjelasan: Karena kita sudah menetapkan bahwa Otot X adalah otot longitudinal (otot memanjang), maka secara mekanika, apabila serabut otot yang memanjang ini berkontraksi (mengerut), ia akan menarik dan memendekkan segmen usus halus tersebut untuk mendorong makanan ke depan.
Penjelasan: Susunan dinding usus dari arah dalam (lumen) ke arah luar adalah: Mukosa → Submukosa → Otot Sirkuler (Y) → Pleksus Mienterik → Otot Longitudinal (X) → Serosa. Karena Otot Y adalah lapisan sirkuler, maka posisinya berada di sebelah dalam dan lebih dekat dengan lumen dibandingkan Otot X.