Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 1: Grafik Siklus Sel

Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 1: Grafik Siklus Sel
April 21, 2026 No Comments Olimpiade Biologi Reza Franata

Halo sobat biologi pejuang OSN! Selamat datang kembali di akhizaf.com. Pada artikel kali ini, kita akan membahas Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 1. Soal pembuka ini menguji ketelitian kita dalam membaca grafik siklus sel, khususnya fluktuasi berat relatif DNA di dalam sel. Banyak siswa terkecoh mengira ini adalah grafik meiosis karena ada kata “membelah dua kali”. Padahal, kuncinya ada pada titik akhir grafik tersebut! Mari kita bedah tuntas cara menganalisis grafik siklus sel ini agar kalian tidak tertipu lagi dengan soal-soal serupa. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Naskah Soal

1. Qeisya mengamati sebuah sel mamalia yang membelah dua kali dan mencatat berat relatif DNA yang ada pada sel tersebut.

Grafik fluktuasi berat DNA selama siklus sel
Keterangan: Sumbu mendatar tidak menunjukkan skala durasi yang akurat

Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S)!

  1. Sel di atas sedang mengalami pembelahan meiosis.
  2. Pembelahan sentrosom terjadi pada periode bertanda III dan VI.
  3. Pembentukan sel multinuklear terjadi akibat pembelahan di atas secara berulang.
  4. Tahapan IV adalah saat di mana kromosom sel memiliki sister chromatids tetapi tidak terdapat kromosom homolog.

Analisis Konsep: Membaca Grafik Siklus Sel

Langkah pertama untuk menjawab soal ini adalah menentukan apakah grafik ini Mitosis atau Meiosis.

  • Grafik Mitosis: Jumlah DNA kembali ke angka awal setelah membelah (contoh: 1 → 2 → 1).
  • Grafik Meiosis: Jumlah DNA di akhir proses menjadi setengah dari angka awal (contoh: 1 → 2 → 1 → 0,5).

Karena pada grafik di atas berat DNA selalu kembali dari angka 2 ke angka 1 (baseline awal), maka dapat disimpulkan dengan pasti bahwa ini adalah Siklus Sel MITOSIS yang terjadi 2 kali berturut-turut pada sel somatik (tubuh) mamalia.

  • I & IV: Fase G1 (Kromosom tunggal/belum replikasi)
  • II & V: Fase S (Replikasi DNA, berat DNA naik dari 1 ke 2)
  • III & VI: Fase G2 dan Fase M (Profase s.d. Anafase)
  • Penurunan drastis: Sitokinesis (Pembagian sel selesai)

Pembahasan Rinci Per Opsi

A. Sel di atas sedang mengalami pembelahan meiosis. SALAH (S)

Penjelasan: Seperti yang sudah dianalisis, grafik menunjukkan siklus mitosis karena berat akhir DNA sama dengan berat awal DNA (angka 1). Jika ini adalah meiosis, grafik di akhir siklus kedua (tahap VII) harusnya turun lagi menjadi 0,5 (kondisi haploid).

B. Pembelahan sentrosom terjadi pada periode bertanda III dan VI. BENAR (B)

Penjelasan: Istilah “pembelahan sentrosom” dalam konteks soal ini merujuk pada peristiwa bergeraknya/berpisahnya dua sentrosom ke kutub sel yang berlawanan untuk membentuk benang spindel. Peristiwa pemisahan ini terjadi pada tahap Profase (Fase M).

Periode III dan VI pada grafik (dataran tinggi sebelum DNA turun) mencakup Fase G2 dan Fase M (Profase, Metafase, Anafase). Oleh karena itu, karena Profase berada di dalam cakupan periode III dan VI, pernyataan ini bernilai Benar.

C. Pembentukan sel multinuklear terjadi akibat pembelahan di atas secara berulang. SALAH (S)

Penjelasan: Sel multinuklear (berinti banyak) terbentuk jika pembelahan inti sel (kariokinesis) tidak diikuti oleh pembagian sitoplasma (sitokinesis). Grafik di atas menunjukkan garis yang turun vertikal dari angka 2 ke 1, yang merupakan bukti mutlak bahwa sitokinesis terjadi secara normal. Jadi, pembelahan ini hanya menghasilkan banyak sel berinti tunggal, bukan sel multinuklear.

D. Tahapan IV adalah saat di mana kromosom sel memiliki sister chromatids tetapi tidak terdapat kromosom homolog. SALAH (S)

Penjelasan: Ini adalah opsi jebakan yang sangat cerdik! Pernyataan ini mendeskripsikan kondisi sel pada saat Meiosis II. Padahal, kita sudah membuktikan grafik ini adalah Mitosis.
Pada tahapan IV (Fase G1 siklus kedua), kromosom belum bereplikasi sehingga tidak memiliki sister chromatids (kromosom berbentuk batang tunggal). Selain itu, karena ini mitosis sel mamalia (diploid), kromosom homolog selalu ada di setiap fase.

KUNCI JAWABAN AKHIR: S – B – S – S
Tags
About The Author
Reza Franata Semangat!

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *