Reza Franata
Guru Biologi
Halo sobat biologi pejuang OSN! Selamat datang kembali di akhizaf.com. Pada artikel kali ini, kita akan membahas Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 1. Soal pembuka ini menguji ketelitian kita dalam membaca grafik siklus sel, khususnya fluktuasi berat relatif DNA di dalam sel. Banyak siswa terkecoh mengira ini adalah grafik meiosis karena ada kata “membelah dua kali”. Padahal, kuncinya ada pada titik akhir grafik tersebut! Mari kita bedah tuntas cara menganalisis grafik siklus sel ini agar kalian tidak tertipu lagi dengan soal-soal serupa. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
1. Qeisya mengamati sebuah sel mamalia yang membelah dua kali dan mencatat berat relatif DNA yang ada pada sel tersebut.
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S)!
Langkah pertama untuk menjawab soal ini adalah menentukan apakah grafik ini Mitosis atau Meiosis.
Karena pada grafik di atas berat DNA selalu kembali dari angka 2 ke angka 1 (baseline awal), maka dapat disimpulkan dengan pasti bahwa ini adalah Siklus Sel MITOSIS yang terjadi 2 kali berturut-turut pada sel somatik (tubuh) mamalia.
Penjelasan: Seperti yang sudah dianalisis, grafik menunjukkan siklus mitosis karena berat akhir DNA sama dengan berat awal DNA (angka 1). Jika ini adalah meiosis, grafik di akhir siklus kedua (tahap VII) harusnya turun lagi menjadi 0,5 (kondisi haploid).
Penjelasan: Istilah “pembelahan sentrosom” dalam konteks soal ini merujuk pada peristiwa bergeraknya/berpisahnya dua sentrosom ke kutub sel yang berlawanan untuk membentuk benang spindel. Peristiwa pemisahan ini terjadi pada tahap Profase (Fase M).
Periode III dan VI pada grafik (dataran tinggi sebelum DNA turun) mencakup Fase G2 dan Fase M (Profase, Metafase, Anafase). Oleh karena itu, karena Profase berada di dalam cakupan periode III dan VI, pernyataan ini bernilai Benar.
Penjelasan: Sel multinuklear (berinti banyak) terbentuk jika pembelahan inti sel (kariokinesis) tidak diikuti oleh pembagian sitoplasma (sitokinesis). Grafik di atas menunjukkan garis yang turun vertikal dari angka 2 ke 1, yang merupakan bukti mutlak bahwa sitokinesis terjadi secara normal. Jadi, pembelahan ini hanya menghasilkan banyak sel berinti tunggal, bukan sel multinuklear.
Penjelasan: Ini adalah opsi jebakan yang sangat cerdik! Pernyataan ini mendeskripsikan kondisi sel pada saat Meiosis II. Padahal, kita sudah membuktikan grafik ini adalah Mitosis.
Pada tahapan IV (Fase G1 siklus kedua), kromosom belum bereplikasi sehingga tidak memiliki sister chromatids (kromosom berbentuk batang tunggal). Selain itu, karena ini mitosis sel mamalia (diploid), kromosom homolog selalu ada di setiap fase.