Reza Franata
Guru Biologi
Halo sobat biologi pejuang OSN! Selamat datang kembali di akhizaf.com. Pada artikel kali ini, kita akan membahas Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 13: Anatomi Sayatan Bunga Tradescantia/Schefflera. Pernahkah kalian melihat anatomi bunga dari sudut pandang mikroskopis secara berurutan dari pangkal hingga ke ujung pucuknya? Soal ini menguji ketelitian kita dalam menginterpretasi sayatan melintang berseri dari bunga genus Schefflera. Kita diajak untuk mengenali letak ovarium (zona synascidiate), melacak berkas pembuluh pada mahkota, hingga menghitung jumlah karpel berdasarkan simetri radialnya. Siapkan imajinasi spasial kalian, mari kita bedah lapis demi lapis struktur bunganya!
13. Gambar berikut menunjukkan sayatan seri penampang melintang bunga dari perwakilan genus Schefflera (famili Araliaceae).
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S)!
Gambar A hingga F merupakan potongan dari bagian bawah (pangkal bunga/ovarium) menuju bagian atas (kepala putik/stigma):
Penjelasan: Zona synascidiate merujuk pada bagian pangkal ovarium majemuk di mana karpel-karpelnya menyatu rapat membentuk tabung berongga. Pada gambar A dan B, secara visual sangat jelas terlihat adanya 6 rongga (lokulus) di bagian tengah. Di dalam rongga-rongga tersebut, terdapat struktur oval kecil berdinding tipis yang merupakan bakal biji (ovulum).
Penjelasan: Bagian pusat (tengah) dari gambar B adalah wilayah Ginesium (Putik/Ovarium), bukan benang sari (stamen). Benang sari terletak di lingkaran (whorl) bagian luar, yang berkas pembuluhnya ditandai dengan titik-titik biru di area tepi gambar B. Jadi, tidak ada benang sari yang menyatu di pusat bunga pada sayatan tersebut.
Penjelasan: Mahkota bunga (petal) pada skema ini ditandai dengan jaringan berwarna merah di tepi luar. Jika kita mengamati Gambar D dengan teliti, di dalam jaringan merah tersebut terdapat titik-titik merah kecil (sekitar 6 titik yang tersebar melingkar). Titik-titik tersebut merupakan representasi dari ikatan pembuluh (berkas vaskuler) yang menyuplai nutrisi ke mahkota bunga. Jadi, mahkotanya memiliki berkas pembuluh.
Penjelasan: Kita bisa menghitung jumlah karpel (daun buah) dari dua cara:
1. Menghitung jumlah lokulus di ovarium (Gambar A/B) = terdapat 6 lokulus.
2. Menghitung jumlah percabangan kepala putik/stigma (Gambar F pusat) = terdapat bentuk bintang dengan 6 cabang/titik merah.
Karena 6 lebih besar dari 5, dan strukturnya memutar sama rata membentuk lingkaran (simetri radial / aktinomorf), maka pernyataan ini bernilai benar.