Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 39: Struktur Homolog

Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 39: Struktur Homolog
May 29, 2026 No Comments Olimpiade Biologi Reza Franata

Halo sobat biologi pejuang medali OSN! Selamat datang kembali di akhizaf.com. Pada kesempatan kali ini, kita akan membedah Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 39: Evolusi dan Struktur Homolog. Pernahkah kalian memperhatikan bahwa sirip paus sangat mirip dengan sirip hiu, namun paus sebenarnya adalah mamalia? Dalam biologi evolusi, kemiripan bentuk tidak selalu berarti kekerabatan dekat! Melalui soal bergambar ini, kita akan berlatih membedakan struktur homolog (berasal dari nenek moyang yang sama) dengan struktur analog (hasil evolusi konvergen). Kita akan menganalisis asal-usul taring laba-laba, sirip punggung orca, daun merah pada kastuba, hingga duri kaktus vs trikoma. Yuk, siapkan ketelitian observasi anatomi kalian dan mari kita bedah satu per satu!

Naskah Soal

39. Struktur homolog adalah bagian tubuh yang berasal dari asal evolusioner yang sama, meskipun pada perjalanannya bisa terlihat berbeda dan memiliki fungsi yang berbeda pula. Homologi bisa menjadi petunjuk adanya kekerabatan evolusioner antar organisme/struktur.

Tentukan apakah pasangan struktur A dan B berikut memiliki asal-usul perkembangan/developmental origin yang sama (Benar) atau tidak (Salah)!

Tabel perbandingan anatomi hewan dan tumbuhan homolog dan analog
  1. Pasangan 1
  2. Pasangan 2
  3. Pasangan 3
  4. Pasangan 4

Analisis Konsep: Homolog vs Analog

Dalam biologi evolusi dan anatomi perbandingan:

  • Struktur Homolog: Berasal dari nenek moyang/struktur embrionik yang sama, meskipun fungsi akhirnya bisa berbeda (Contoh: tangan manusia dan sayap kelelawar). Ini adalah bukti evolusi divergen.
  • Struktur Analog: Memiliki fungsi dan bentuk yang mirip, namun berasal dari asal-usul evolusioner yang sama sekali berbeda (Contoh: sayap burung dan sayap serangga). Ini adalah bukti evolusi konvergen.

Pembahasan Rinci Per Opsi

A. Nomor 1 SALAH (S)

Penjelasan:
Gambar A menunjuk pada taring (kelisera/chelicerae) laba-laba, yang merupakan apendase (alat gerak termodifikasi) pada segmen pertama tubuh kelompok Chelicerata.
Gambar B menunjuk pada capit besar (pedipalpus) kalajengking, yang merupakan apendase pada segmen kedua tubuh.
Karena keduanya berasal dari segmen embrio yang berbeda (segmen 1 vs segmen 2), kedua struktur ini tidak homolog satu sama lain.

B. Nomor 2 SALAH (S)

Penjelasan:
Gambar A menunjuk sirip punggung paus orca (mamalia laut), sedangkan Gambar B menunjuk sirip punggung hiu putih (ikan tulang rawan).
Meskipun bentuknya sangat mirip dan fungsinya sama-sama untuk stabilisator berenang, nenek moyang mamalia laut (tetrapoda darat) dulunya telah kehilangan sirip punggung sepenuhnya saat naik ke darat. Ketika paus kembali ke laut jutaan tahun kemudian, mereka mengevolusikan sirip punggung baru secara mandiri. Oleh karena itu, struktur ini adalah bentuk konvergensi evolusi (analog), bukan homolog.

C. Nomor 3 BENAR (B)

Penjelasan:
Gambar A menunjuk pada daun hijau biasa.
Gambar B menunjuk pada bagian berwarna merah pada tanaman Kastuba (Poinsettia). Bagian merah tersebut bukanlah mahkota bunga, melainkan seludang bunga (bractea), yaitu daun yang bermodifikasi dan berubah warna untuk menarik polinator.
Karena keduanya berkembang dari primordia daun yang sama pada meristem apikal pucuk, maka kedua struktur ini memiliki asal-usul perkembangan yang sama persis (homolog).

D. Nomor 4 SALAH (S)

Penjelasan:
Gambar A menunjuk pada duri kaktus (spina). Secara morfologi tumbuhan, spina pada kaktus adalah modifikasi dari keseluruhan organ daun yang menyusut untuk mengurangi penguapan.
Gambar B menunjuk pada rambut/duri halus pada batang (trikoma/prickle). Struktur ini hanyalah tonjolan pertumbuhan dari jaringan epidermis (kulit luar) batang, bukan sebuah organ daun.
Karena yang satu adalah organ daun termodifikasi, sedangkan yang lain hanyalah derivat jaringan epidermis superfisial, keduanya tidak memiliki developmental origin yang sama (tidak homolog).

KUNCI JAWABAN AKHIR: S – S – B – S
Tags
About The Author
Reza Franata Semangat!

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *