Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 16: Pertumbuhan Pohon Berkayu

Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 16: Pertumbuhan Pohon Berkayu
May 17, 2026 No Comments Olimpiade Biologi Reza Franata

Halo sobat biologi pejuang OSN! Selamat datang kembali di akhizaf.com. Pada artikel kali ini, kita akan membahas Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 16: Anatomi dan Pertumbuhan Batang Pohon. Pernahkah kalian menancapkan paku di sebuah pohon, lalu bertahun-tahun kemudian melihat paku tersebut ternyata tidak ikut naik ke atas seiring bertambah tingginya pohon? Fenomena unik ini adalah kunci untuk memahami cara kerja meristem apikal (pertumbuhan primer) dan meristem lateral (pertumbuhan sekunder). Melalui soal ini, kita akan membongkar misteri arah pertumbuhan pohon dan mengurutkan lapisan jaringan dari kulit terluar hingga ke pusat batang. Yuk, mari kita bedah konsep dasar anatomi tumbuhan ini bersama-sama!

Naskah Soal

16. Bembi suatu ketika berlibur ke taman kota dan duduk di bawah pohon besar. Ia kemudian iseng bermain-main dengan paku dan ia tancapkan ke batang pohon tersebut. Berikut ilustrasi paku yang ditancapkan Bembi.

Paku yang ditancapkan pada batang pohon
Keterangan: Lingkaran yang ditandai I, II, dan III adalah paku yang ditancapkan Bembi. Paku I dan II terletak bersebelahan secara horizontal, sedangkan paku III tepat di atas paku II. Setelah 5 tahun berlalu, Bembi berkunjung kembali ke tempat yang sama dan terkejut melihat pohon yang ia beri paku masih hidup dan tumbuh. Sementara itu, paku yang sebelumnya ia tancapkan ternyata masih ada di sana pula.

Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S)!

  1. Setelah 5 tahun, paku I dan II berjarak sama dengan ketika pertama kali ditancapkan.
  2. Setelah 5 tahun, paku II dan III berjarak lebih jauh dibandingkan ketika pertama kali ditancapkan.
  3. Jika seseorang menancapkan paku yang lebih panjang sampai ke pusat batang di atas, urutan jaringan pembuluh yang tertembus paku adalah floem primer, floem sekunder, xilem primer, dan xilem sekunder.
  4. Jaringan terluar dari batang di atas bukan merupakan turunan dari protoderma.

Analisis Konsep: Pertumbuhan Primer vs Sekunder

Terdapat dua jenis pertumbuhan pada pohon berkayu:

  • Pertumbuhan Primer (Memanjang): Hanya terjadi di ujung (pucuk batang dan ujung akar) oleh meristem apikal. Bagian batang bawah yang sudah tua tidak akan memanjang lagi.
  • Pertumbuhan Sekunder (Melebar): Terjadi di sepanjang batang oleh kambium vaskuler (menghasilkan kayu/xilem ke dalam dan kulit/floem ke luar) dan kambium gabus (menghasilkan kulit luar/periderm). Kayu yang sudah terbentuk di dalam adalah sel mati yang tidak akan meregang/melebar.

Pembahasan Rinci Per Opsi

A. Setelah 5 tahun, paku I dan II berjarak sama dengan ketika pertama kali ditancapkan. SALAH (S)

Penjelasan: Batang pohon mengalami pertumbuhan sekunder (pelebaran diameter) akibat aktivitas kambium. Saat diameter batang membesar, keliling batang juga otomatis akan meregang dan bertambah panjang. Karena Paku I dan Paku II terletak berdampingan secara horizontal di permukaan batang, peregangan keliling batang ini akan mendorong permukaan kulit kayu ke arah samping. Akibatnya, jarak horizontal antara Paku I dan Paku II akan menjadi lebih jauh/lebar dibandingkan 5 tahun yang lalu, bukan tetap sama.

B. Setelah 5 tahun, paku II dan III berjarak lebih jauh dibandingkan ketika pertama kali ditancapkan. SALAH (S)

Penjelasan: Seperti yang sudah dijelaskan pada analisis konsep, batang pohon bagian bawah yang sudah berkayu tidak mengalami pemanjangan (pertumbuhan primer). Pemanjangan hanya terjadi di daerah pucuk meristem apikal yang nun jauh di ujung atas pohon. Oleh karena itu, posisi vertikal batang (serta jarak antara paku II dan paku III) akan mutlak tetap tidak berubah berapapun tahun berlalu.

C. Jika seseorang menancapkan paku yang lebih panjang sampai ke pusat batang di atas, urutan jaringan pembuluh yang tertembus paku adalah floem primer, floem sekunder, xilem primer, dan xilem sekunder. SALAH (S)

Penjelasan: Mari kita urutkan jaringan dari luar (kulit) ke pusat (tengah batang):
1. Floem Primer (seringkali sudah rusak/hancur di luar)
2. Floem Sekunder
3. Kambium Vaskuler
4. Xilem Sekunder (Kayu, cincin tahunan yang tebal)
5. Xilem Primer (Berada di pusat paling dalam, dekat empulur)
Pernyataan ini salah karena menyebutkan xilem primer tertembus lebih dulu sebelum xilem sekunder. Padahal, xilem sekunder berada di luar xilem primer.

D. Jaringan terluar dari batang di atas bukan merupakan turunan dari protoderma. BENAR (B)

Penjelasan: Jaringan terluar dari batang pohon yang masih muda adalah epidermis (yang merupakan turunan dari protoderma). Namun, pada gambar di atas yang merupakan pohon besar berkayu (mengalami pertumbuhan sekunder), epidermisnya sudah lama rusak dan mengelupas. Jaringan terluarnya telah digantikan oleh jaringan pelindung baru bernama periderm (kulit kayu/gabus) yang dihasilkan oleh kambium gabus (felogen). Felogen adalah turunan dari meristem lateral, BUKAN protoderma.

KUNCI JAWABAN AKHIR: S – S – S – B
Tags
About The Author
Reza Franata Semangat!

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *