Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 15: Dinding Sel Alga

Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 15: Dinding Sel Alga
May 17, 2026 No Comments Olimpiade Biologi Reza Franata

Halo sobat biologi pejuang medali OSN! Selamat datang kembali di akhizaf.com. Pada kesempatan kali ini, kita akan membedah Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 15: Matriks Ekstraseluler Makroalga. Evolusi dari sel tunggal menjadi multiseluler pada alga sangat bergantung pada pembentukan dinding sel atau Matriks Ekstraseluler (EM) yang kuat namun fleksibel. Melalui soal ini, kita akan diajak menjadi detektif biokimia, mengidentifikasi mana model dinding sel alga coklat, merah, dan hijau hanya bermodalkan komponen polisakaridanya. Kita akan membahas tentang ulvan, alginat, hingga FCSP. Yuk, siapkan ketelitian kalian dan mari kita pecahkan teka-teki evolusi alga ini bersama-sama!

Naskah Soal

15. Gambar di bawah menunjukkan peran dan evolusi matriks ekstraseluler pada alga makrofit. Langkah penting dalam akuisisi multiselularitas adalah pengembangan matriks ekstraseluler (EM) yang bersifat adesif, yang memungkinkan transisi dari otonomi sel menuju kerja sama antar sel. EM adalah jaringan kompleks yang memberikan jaringan multiseluler kekakuan dan fleksibilitas. Selain peran struktural ini, EM juga menjalankan fungsi penting dalam regulasi perkembangan, serta melindungi sel dari lingkungan eksternal, termasuk perlindungan terhadap cekaman abiotik dan biotik.

Model Matriks Ekstraseluler Alga Coklat, Merah, dan Hijau
Keterangan: Model EM (A–C) dari alga coklat (menggunakan Fucus sebagai contoh), alga hijau (menggunakan Ulvaceae sebagai contoh), dan alga merah (menggunakan Gigartina sebagai contoh). CW adalah protein dinding sel.

Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S)!

  1. Dinding sel ini, seperti halnya tumbuhan, didominasi oleh fibril selulosa yang berfungsi sebagai kerangka utama untuk komponen dinding sel lainnya.
  2. Polisakarida tersulfat yang mengandung fukosa (FCSP) berfungsi sebagai penghubung silang antara mikrofibril selulosa di alga hijau.
  3. Iodin biasanya hadir dalam jumlah tinggi di EM alga coklat.
  4. Komposisi EM yang ditunjukkan pada gambar C mewakili EM dari alga hijau.

Analisis Visual: Memetakan Model Alga

Langkah pertama untuk menaklukkan soal ini adalah mencocokkan Gambar A, B, dan C dengan kelompok alganya berdasarkan legenda di sebelah kanan bawah:

  • Model A: Memiliki Alginate (garis zigzag oranye), FCSP (hijau bercabang), Polyphenols (titik merah), dan Iodine (lingkaran kuning). Ini adalah ciri khas mutlak dinding sel Alga Coklat (Phaeophyceae).
  • Model B: Memiliki Carrageenan (garis merah bergelombang) dan Glucomannan. Karagenan dan agar adalah ekstrak khas dari Alga Merah (Rhodophyta).
  • Model C: Memiliki Ulvans (hijau zigzag) dan Sulfated glucans. Ulvan adalah polisakarida struktural utama pada genus Ulva yang merupakan Alga Hijau (Chlorophyta).

Pembahasan Rinci Per Opsi

A. Dinding sel ini, seperti halnya tumbuhan, didominasi oleh fibril selulosa yang berfungsi sebagai kerangka utama untuk komponen dinding sel lainnya. BENAR (B)

Penjelasan: Perhatikan ketiga model gambar (A, B, dan C). Terdapat komponen berupa silinder/tabung tebal berwarna abu-abu yang menyusun kerangka kasar dari kotak tersebut. Berdasarkan legenda, komponen ini adalah Mikrofibril Selulosa (Cellulose microfibril). Meskipun komponen matriks lendir (seperti alginat/ulvan) sangat melimpah, selulosa tetap menjalankan fungsi konservatifnya sejak zaman nenek moyang alga hingga tumbuhan darat, yaitu sebagai kerangka struktural utama (scaffold) penahan beban. Komponen dinding sel yang lain akan menempel dan saling bertaut (cross-link) pada kerangka selulosa ini.

B. Polisakarida tersulfat yang mengandung fukosa (FCSP) berfungsi sebagai penghubung silang antara mikrofibril selulosa di alga hijau. SALAH (S)

Penjelasan: FCSP (Fucose-containing sulfated polysaccharides), seperti fucoidan, adalah polisakarida spesifik yang hanya ditemukan secara melimpah pada Alga Coklat (ditunjukkan pada Model A), BUKAN pada alga hijau. Pada alga hijau (Model C), yang berfungsi menghubungkan komponen dinding selnya adalah polisakarida jenis lain, yaitu Ulvans.

C. Iodin biasanya hadir dalam jumlah tinggi di EM alga coklat. BENAR (B)

Penjelasan: Alga coklat (seperti Kelp atau Fucus) secara alami dikenal sebagai akumulator iodium/yodium biologis yang sangat luar biasa (bahkan bisa mengakumulasi iodium puluhan ribu kali lipat dari konsentrasi air laut sekitarnya). Pada legenda gambar, simbol Iodine (lingkaran kuning) juga secara eksplisit dan eksklusif digambarkan berlimpah di dalam matriks Model A (Alga coklat).

D. Komposisi EM yang ditunjukkan pada gambar C mewakili EM dari alga hijau. BENAR (B)

Penjelasan: Sesuai dengan hasil pemetaan kita di awal, Model C mengandung polisakarida Ulvans. Ulvan adalah molekul khas yang namanya bahkan diambil dari nama genus alga hijau yang sangat terkenal, yaitu Ulva (selada laut). Oleh karena itu, Model C sangat akurat mewakili matriks ekstraseluler alga hijau.

KUNCI JAWABAN AKHIR: B – S – B – B
Tags
About The Author
Reza Franata Semangat!

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *