Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 13: Anatomi Bunga

Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 13: Anatomi Bunga
May 16, 2026 No Comments Olimpiade Biologi Reza Franata

Halo sobat biologi pejuang OSN! Selamat datang kembali di akhizaf.com. Pada artikel kali ini, kita akan membahas Pembahasan Soal OSN-K Biologi 2025 No 13: Anatomi Sayatan Bunga Tradescantia/Schefflera. Pernahkah kalian melihat anatomi bunga dari sudut pandang mikroskopis secara berurutan dari pangkal hingga ke ujung pucuknya? Soal ini menguji ketelitian kita dalam menginterpretasi sayatan melintang berseri dari bunga genus Schefflera. Kita diajak untuk mengenali letak ovarium (zona synascidiate), melacak berkas pembuluh pada mahkota, hingga menghitung jumlah karpel berdasarkan simetri radialnya. Siapkan imajinasi spasial kalian, mari kita bedah lapis demi lapis struktur bunganya!

Naskah Soal

13. Gambar berikut menunjukkan sayatan seri penampang melintang bunga dari perwakilan genus Schefflera (famili Araliaceae).

Sayatan seri penampang melintang bunga Schefflera

Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S)!

  1. Zona synascidiate (gambar A dan B) memperlihatkan adanya lokulus (ruang ovarium) yang berisi bakal biji (ovulum).
  2. Penyatuan benang sari (stamen fusion) pada pusat bunga dapat dilihat pada gambar B.
  3. Gambar D menunjukkan daerah dasar bunga yang tidak memiliki berkas pembuluh di daerah mahkota.
  4. Gambar F memperlihatkan bahwa jumlah karpel lebih dari lima dan tersusun secara radial simetris.

Analisis Visual: Membaca Sayatan Seri Bunga

Gambar A hingga F merupakan potongan dari bagian bawah (pangkal bunga/ovarium) menuju bagian atas (kepala putik/stigma):

  • Gambar A & B (Dasar Ovarium): Menunjukkan struktur bakal buah (ovarium). Di tengahnya terdapat ruang-ruang kosong (lokulus) yang di dalamnya memuat struktur kecil, yaitu bakal biji (ovulum). Titik-titik berwarna di tepi luar adalah berkas pembuluh pengangkut.
  • Gambar C & D (Transisi ke Tangkai Putik): Ruang ovarium mulai tertutup. Jaringan pelindung luar mulai memisah menjadi kelopak (hijau) dan mahkota/petal (merah).
  • Gambar E & F (Kepala Sari & Kepala Putik): Menunjukkan potongan antera (kepala sari) yang berisi ruang polen/serbuk sari (struktur biru berongga), dikelilingi mahkota bunga (merah). Di bagian paling tengah F, terdapat kepala putik (stigma) yang membelah bersinar seperti bintang.

Pembahasan Rinci Per Opsi

A. Zona synascidiate (gambar A dan B) memperlihatkan adanya lokulus (ruang ovarium) yang berisi bakal biji (ovulum). BENAR (B)

Penjelasan: Zona synascidiate merujuk pada bagian pangkal ovarium majemuk di mana karpel-karpelnya menyatu rapat membentuk tabung berongga. Pada gambar A dan B, secara visual sangat jelas terlihat adanya 6 rongga (lokulus) di bagian tengah. Di dalam rongga-rongga tersebut, terdapat struktur oval kecil berdinding tipis yang merupakan bakal biji (ovulum).

B. Penyatuan benang sari (stamen fusion) pada pusat bunga dapat dilihat pada gambar B. SALAH (S)

Penjelasan: Bagian pusat (tengah) dari gambar B adalah wilayah Ginesium (Putik/Ovarium), bukan benang sari (stamen). Benang sari terletak di lingkaran (whorl) bagian luar, yang berkas pembuluhnya ditandai dengan titik-titik biru di area tepi gambar B. Jadi, tidak ada benang sari yang menyatu di pusat bunga pada sayatan tersebut.

C. Gambar D menunjukkan daerah dasar bunga yang tidak memiliki berkas pembuluh di daerah mahkota. SALAH (S)

Penjelasan: Mahkota bunga (petal) pada skema ini ditandai dengan jaringan berwarna merah di tepi luar. Jika kita mengamati Gambar D dengan teliti, di dalam jaringan merah tersebut terdapat titik-titik merah kecil (sekitar 6 titik yang tersebar melingkar). Titik-titik tersebut merupakan representasi dari ikatan pembuluh (berkas vaskuler) yang menyuplai nutrisi ke mahkota bunga. Jadi, mahkotanya memiliki berkas pembuluh.

D. Gambar F memperlihatkan bahwa jumlah karpel lebih dari lima dan tersusun secara radial simetris. BENAR (B)

Penjelasan: Kita bisa menghitung jumlah karpel (daun buah) dari dua cara:
1. Menghitung jumlah lokulus di ovarium (Gambar A/B) = terdapat 6 lokulus.
2. Menghitung jumlah percabangan kepala putik/stigma (Gambar F pusat) = terdapat bentuk bintang dengan 6 cabang/titik merah.
Karena 6 lebih besar dari 5, dan strukturnya memutar sama rata membentuk lingkaran (simetri radial / aktinomorf), maka pernyataan ini bernilai benar.

KUNCI JAWABAN AKHIR: B – S – S – B
Tags
About The Author
Reza Franata Semangat!

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *