Reza Franata
Guru Biologi
Soal nomor 4 KSK Biologi 2024 mengajak siswa untuk menjadi seorang peneliti biomedis. Kita diminta menganalisis kondisi kultur sel yang berbeda (normal vs abnormal) dan menghubungkannya dengan perubahan pH medium serta ekspresi gen metabolik.
4. Teknik kultur sel mamalia merupakan proses perbanyakan sel yang diambil dari jaringan tubuh manusia ataupun hewan mamalia model seperti mencit. Teknik ini dapat memfasilitasi uji coba biomedis pada skala in vitro. Jaringan tubuh tempat sel diambil adalah salah satu faktor yang menentukan perbedaan kondisi kultur agar pertumbuhan terjadi secara optimal. Oleh karena itu, kultur sel mamalia umumnya dibuat seragam untuk satu jenis sel saja.
Apabila waktu pengamatan dan jumlah sel yang ditanamkan di awal untuk kedua kultur di atas adalah sama, tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S)!
1. Analisis Gambar Mikroskop (A vs B):
2. Analisis Indikator Fenol Merah (Phenol Red):
Penjelasan: Kunci kesalahannya ada pada “sel darah”.
Penjelasan: Sel B adalah sel kanker. Sel kanker memiliki metabolisme yang sangat aktif dan cenderung melakukan fermentasi asam laktat bahkan dalam kondisi cukup oksigen (Efek Warburg).
Produksi asam laktat yang berlebihan akan menurunkan pH medium menjadi asam. Sesuai Gambar 2, kondisi asam akan mengubah fenol merah menjadi bentuk Zwitterion yang berwarna Kuning. Karena sel B membelah lebih cepat dan metabolisme tinggi, mediumnya akan lebih cepat kuning dibanding sel A.
Penjelasan: Pembuatan karyotipe membutuhkan sel yang sedang aktif membelah (tahap Metafase mitosis).
Penjelasan: Kembali ke konsep Efek Warburg pada sel kanker (Sampel B). Sel kanker lebih suka jalur Glikolisis → Asam Laktat untuk menghasilkan energi dengan cepat, daripada masuk ke Siklus Krebs (Respirasi Aerob).
Agar piruvat tidak masuk ke mitokondria (Siklus Krebs), enzim pintu gerbangnya yaitu Piruvat Dehidrogenase (PDH) seringkali dihambat atau ekspresinya diturunkan. Sebagai gantinya, enzim Laktat Dehidrogenase (LDH) ditingkatkan.