Siswa dapat menganalisis perbedaan tekanan Sistole dan Diastole.
Siswa dapat mengukur frekuensi denyut nadi pada berbagai kondisi aktivitas fisik.
Siswa dapat menyimpulkan faktor-faktor yang mempengaruhi frekuensi denyut jantung.
📖 Ringkasan Materi: Jantungmu Berbicara
Tahukah kamu arti angka “120/80 mmHg” pada tensimeter?
Sistole (Atas): Tekanan saat jantung memompa (kontraksi) darah keluar ke seluruh tubuh.
Diastole (Bawah): Tekanan saat jantung istirahat (relaksasi) dan terisi darah kembali.
🎬 Stimulus Visual
1. Memahami Sistole & Diastole
2. Cara Menghitung Denyut Nadi
📝 Langkah Kerja Praktikum
Persiapan: Bentuk kelompok (4-5 orang). Siapkan stopwatch (HP) dan air minum.
Latihan: Coba temukan denyut nadimu di pergelangan tangan (arteri radialis) atau leher (arteri karotis). Tekan perlahan dengan 2 jari (telunjuk & tengah).
Pengukuran Bertahap: Lakukan pengukuran denyut nadi selama 1 menit penuh pada kondisi berikut:
Duduk Santai (Istirahat)
Berdiri Tegak
Jalan Santai
Lari Keliling Lapangan (1 Putaran)
Setelah Minum (Dingin/Normal)
Pencatatan: Masukkan data ke dalam tabel di bawah ini.
📊 Tabel Pengamatan
Nama Siswa
Frekuensi Denyut Nadi (per menit)
Duduk
Berdiri
Jalan
Lari
Minum
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
…
💡 Bahan Diskusi:
Bandingkan data antar teman sekelompokmu! Mengapa denyut nadi saat lari lebih cepat dibanding saat duduk? Apakah minum air dingin mempengaruhi denyut nadi?