Reza Franata
Guru Biologi
Soal ini sangat menarik karena menggunakan narasi “jebakan” (distractor). Siswa diuji kemampuan pengamatannya untuk membedakan anatomi akar tanaman budidaya (Singkong/Dikotil) dengan tanaman gulma (Rumput/Monokotil) yang mungkin tumbuh di area yang sama.
Soal nomor 11 menguji kemampuan siswa dalam mengidentifikasi jenis organ tumbuhan (akar/batang) dan kelasnya (monokotil/dikotil) berdasarkan penampang melintang histologisnya.
11. Gambar di bawah ini merupakan sayatan melintang dari organ dari tumbuhan yang diambil dari area penanaman singkong dan telah diwarnai untuk menunjukkan keberadaan lignin.
Tentukan apakah pernyataan berikut Benar (B) atau Salah (S)!
Identifikasi Anatomi:
Kesimpulan: Gambar tersebut adalah penampang melintang Akar Monokotil (kemungkinan akar jagung atau rumput liar). Sedangkan Singkong adalah tanaman Dikotil.
Penjelasan: Pernyataan ini salah karena empulur terlihat sangat jelas di bagian tengah stele (bagian pusat lingkaran). Empulur (pith) adalah karakteristik utama akar monokotil. Jika ini akar dikotil (seperti singkong), barulah tidak ada empulur (pusatnya diisi xilem).
Penjelasan: Singkong (Manihot esculenta) adalah tumbuhan Dikotil. Struktur akar pada gambar adalah struktur Monokotil (memiliki empulur). Jadi, kemungkinan besar sampel ini adalah akar gulma (rumput-rumputan) yang tumbuh di ladang singkong, bukan akar singkong itu sendiri.
Penjelasan: Organ berkayu ditandai dengan pertumbuhan sekunder yang masif (lingkaran tahun). Struktur pada gambar masih menunjukkan struktur primer dengan batas korteks dan endodermis yang utuh. Tumbuhan monokotil (seperti pada gambar) umumnya adalah herba (tidak berkayu).
Penjelasan: Panah merah menunjuk tepat ke bagian tengah stele, yaitu Empulur (Pith). Jaringan empulur tersusun atas sel-sel Parenkim. Salah satu fungsi utama jaringan parenkim pada akar dan batang adalah sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan (seperti pati/amilum).
Simak juga pembahasan soal nomor sebelumnya di halaman Bank Soal Biologi.